Merambah Kavling Di Desa Slempit Kec, Kedamean, Sawah Aktif Mulai Jadi Incaran Para Pengusaha


Gresik (Jatim) kompas86tv.com_, Mulai pengusaha kavlingan merambah Desa Slempit,sawah aktif sumber penghasilan keseharian petani malah di uruk buat kavlingan Rabu  23/11/2022.


Waktu awak media di lokasi investigasi ada Dua tenda dan banyak para makelar/marketing guna memasarkan tanah yang mau di petak CV Mitra Jaya.
Dua orang ceker/penulis jumlah urukan saat di tanyai mengatakan ini punya Bu Siti soal lain-lain tanya pak Bayan mas", ujarnya


Saat di temui Bayan Abas di balai Desa Slempit Kecamatan Kedamean  Bayan mengungkapkan bahwa kavlingan itu sudah mendapat ijin pak Lurah.
Kalau gak ada ijin Pak lurah ya gak berani loh mas Ngapling", Tegas Bayan Abas

Di mana usaha Pemerintah kabupaten Gresik yang dengan gencarnya meningkatkan dan memberdayakan pertanian kalau lahan pertanian di jadikan Oknum sebagai kablingan?.


Saat awak media kompas86.com menghubungi lewat wahtsap Kepala Desa Slempit Kecamatan Kedamean Suyit membalas dan  mengajak ketemu untuk kordinasi.

Pasal 26 ayat (1) Undang Undang Nomor 4 Tahun 1992 Tentang Perumahan dan Permukiman yang berbunyi: “Badan Usaha di bidang pembangunan perumahan dan pemukiman yang membangun lingkungan siap bangun dilarang menjual kavling tanah matang tanpa rumah”.

Inilah lemahnya Pemerintah Kabupaten Gresik pembiaran pengusaha Kavling yang Jelas merusak akses jalan.lalu lalang truk muatan tanah yang jelas mengakibatkan rusaknya atau amblesnya paving.
Mana mungkin pengapling mau memperhatikan kondisi jalan?

Sampai saat berita ini di turunkan pengusaha kavling Mitra Jaya belum bisa di ajak kordinasi.


Sesuai dengan keputusan Menteri Agraria dan tata ruang/BPN RI no 12 tahun 2018 tentang ijin lokasi Jo 12 tahun 2021 tentang pertimbangan teknis pertanahan serta PERDA no 2011 tentang tata ruang wilayah dari sisi hukumnya" 
Layaknya seluruh pengavling yang tidak taat aturan  seharusnya di jatuhi sanksi sesuai aturan.

Jurnalis 
Dani Asong


Kompas86tv.com Media Kita Bersama

Komentar