BLANKO e-KTP Disdukcapil TTS, Kosong


So'E (NTT) kompas86tv.com_, Blangko Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ) kurang lebih Dua Minggu terakhir Kosong, Demi untuk menyelamatkan Masyarakat, Disdukcapil 'TTS siap melayani seperti mana biasanya, yaitu melakukan perekaman dan Membuat Surat keterangan ( SUKET ) Bagi Masyarakat.

Saat Media ini kompas86.com., Menemui Kepala Dinas Dukcapil TTS, Apris A Manafe, SE. M.Si. di ruang kerjanya, Selasa ( 22 - November - 2022 ). Mengatakan bahwa Untuk Blanko e-KTP kurang lebih hampir Dua Minggu blanko habis jadi cara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu Meminjam dari Kabupaten Alor 500 kepingin sudah terpakai habis dan Meminjam lagi dari Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU ) itu 500 keping dan sudah terpakai sehingga masih tersisa 220 keping,

Saat ini Dukcapil TTS fokuskan pelayanan ke Desa sehingga membawa 500 keping yang dipinjamkan dari Alor dan ada 8 Desa yang terlayani sesuai dengan Permintaan tetapi satu Desa dari 8 Desa hanya mendapatkan 50 keping Perekaman sesuai dengan Kebutuhan yang di preoritaskan yaitu masyarakat yang membutuhkan secara urgent,

Kalau untuk perubahan itu di rekap di servernya Dukcapil untuk menunggu dikemudian hari blanko sudah ada di Jakarta kami ambil dan cetak sehingga tinggal didistribusikan ke Desa,

Apris mengatakan bahwa waktu habis Membangun komonikasi via WA ke Korwil dan pejabat yang menangani langsung blanko tapi jawabannya blanko untuk sementara habis.

Apris membangun komonikas dan jawaban dari Dirjen itu mengatakan bahwa waktu sementara ini bisa sampai tanggal 5 Januari.
Surat pemberitahuan dari Dirjen tertanggal 18 - November - 2022 ada surat yg di tujukan kepada semua kepala Dinas (Dukcapil) jadi kami akan mengeluarkan SUKET sampai tanggal 5 Januari tapi apabila ditengah - tengah itu ada Blanko maka kami akan melakukan pelayanan seperti biasanya,

Perbedaan Antara SUKET dan e-KTP itu satu keping yang satu kertas tapi sebenarnya kegunaannya sama. Dirjen Dukcapil meminta untuk identitas kependudukan digital itu dimaksimalkan untuk masyarakat sehingga saat masyarakat jalan-jalan jangan sampai pegang kertas untuk identitas, karena itu masyarakat cukup bawa HP Android sehingga bisa mengakses KTP atau Kartu Keluarga itu Mudah, Dengan demikian Dukcapil sementara waktu tingkatkan hal itu, sedangkan untuk dokumen yang lain itu tidak menjadi soal.

(Arifat)


Kompas86tv.com Media Kita Bersama

Komentar